Warung Tegal atau disebut juga (Warung Tegal Bahari) adalah salah satu jenis usaha gastronomi yang menyediakan makanan dan minuman dengan harga terjangkau. Biasa juga disingkat Warteg, nama ini cenderung menjadi istilah umum untuk warung makan kelas menengah ke bawah di pinggir jalan, baik yang berada di kota Tegal maupun di tempat lain, baik yang dikelola oleh orang asal Tegal maupun dari daerah lain. Warung tegal pada awalnya banyak dikelola oleh masyarakat dari dua desa di Kabupaten Tegal. Mereka mengelola warung tegal secara bergiliran (antar keluarga dalam satu ikatan famili) setiap 3 s/d 4 bulan. Yang tidak mendapat giliran mengelola warung biasanya bertani di kampung halamannya. Pengelola warung tegal di Jakarta yang asli orang Tegal biasanya tergabung dalam Koperasi Warung Tegal, yang populer dengan singkatan Kowarteg. Kowarteg hingga saat ini masih diketuai oleh Sastoro.Hidangan-hidangan di warteg pada umumnya bersifat sederhana dan tidak memerlukan peralatan dapur yang sangat lengkap. Nasi goreng dan mi instan hampir selalu dapat ditemui, demikian pula makanan ringan seperti pisang goreng, minuman seperti kopi, teh dan minuman ringan. Beberapa warung tegal khusus menghidangkan beberapa jenis makanan, seperti sate tegal, gulai dan minuman khas Tegal teh poci
Warteg jumlahnya ada lebih dari 34.000 warung di Jabodetabek. Bahkan menurut Asmawi selaku Penasihat Asosiasi Koperasi Warteg, menjelaskan bahwa warteg kini juga hadir di luar negeri. Di Tegal banyak terdapat rumah megah seperti istana milik pengusaha warteg.
Pada umumnya, werteg menyajikan makanan yang dijual kepada masyarakat ekonomi kelas bawah.Warteg dapat diterima oleh banyak kalangan karena terkenal dengan harganya yang murah dan porsi makanannnya yang banyak.Oleh karena itu, warteg dapat berkembang dengan pesat di berbagai kota besar dan bisa menjadi peluang usaha dengan keuntungan yang sangat besar.
Berikut ini merupakan 5 tips memulai usaha warteg biar laris dan dan ramai pengunjung yang dilansir Portalsulut.com di kanal YouTube Belajar Berbisnis.
1. Tentukan Lokasi Strategis
Penentuan lokasi sangat menunjang keberhasilan usaha warteg. Sebaiknya bukalah warteg di tempat yang ramai seperti dekat dengan perkantoran, rumah sakit, sekolah, universitas, kos kosan, pasar, hingga terminal.
2. Buat Menu yang Menarik
Setiap pengusaha kuliner memang dituntut untuk inofatif dan kreatif.Sediakan menu yang sudah biasa dijual lalu kmudian tambahkan menu inovatif hasil kreasi anda.Selain itu anda juga perlu memerhatika harga jual, jangan sampai anda berinovasi dan harganya jadi tidak terjangkau.
3. Gunakan Bahan Baku Segar
Dalamusaha makanan, bahan baku sangat berpengaruh pada rasa dan harga.Pemilihan bahan baku yang segar akan membuat konsumen dapat menikmati masakan anda.Oleh sebab itu, agar dapat menarik banyak pelanggan, usahakan gunakan bahan baku yang segar.
4. Perhatikan Kebersihan
Warteg memang identik dengan kalangan menengah ke bawah, namun persoalan kebersihan harus diperhatikan.Usahakan warteg anda bersih dari berbagai macam kotoran, sehingga dengan begitu, orang akan tertarik dengan warteg anda.Jagalah kebersihan makanan, tempat makan, dan harus sigap membersihkan apabila ada meja dan perangkat warteg yang kotor.
5. Tentukan Harga yang Tepat
Penentuan harga bisa mempengaruhi laris atau tidaknya warteg anda.Karena ini akan menyesuaikan dengan target market anda dan bahan yang anda gunakan.Jika target usaha warteg anda adalah para mahasiswa dan anak kos, maka anda perlu menaruh harga yang sesuai dengan kemampuan mereka.